10 Jenis Cabai Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Cabai adalah salah satu komoditas hortikultura yang banyak digemari di Indonesia. Masakan nusantara memang terkenal memiliki citarasa yang kuat dan salah satu yang digunakan di dalamnya yaitu cabai. Apalagi kegemaran masyarakatnya yang menyukai masakan pedas, membuat cabai senantiasa menjadi favorit.

Selain digunakan masyarakat untuk membuat masakan, cabai juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri. Beberapa diantaranya yaitu untuk diolah menjadi produk seperti saus, sambal kemasan, serta cabai kering yang biasanya digunakan pada mie instan.

Tetapi untuk anda yang ingin memulai menanam cabai sendiri di rumah anda tidak perlu khawatir akan sulitnya cara menanam cabai. Namun berbagai jenis cabai memiliki cara dan teknik tersendiri untuk membuatnya tetap berkualitas.

Namun, taukah anda jika cabai memiliki berbagai jenis?

Cabai memang sangatlah variatif mulai dari bentuknya, ukurannya, dan warnanya, bahkan tingkat kepedasannya pun beragam. Sedangkan dalam klasifikasi taksonomi terbagi dalam berbagai spesies.

Nah, berikut ini merupakan jenis-jenis cabai, diantaranya yaitu:

1. Cabai Gendot

Cabai yang dikenal memiliki tingkat kepedasan tertinggi ini memiliki warna yang bermacam-macam. Seperti warna hijau, oranye, dan kuning.

Aroma cabai ini merupakan perpaduan antara buah dan bunganya. Cabai gendot biasa ditanam di daerah dataran tinggi seperti Bandung dan Wonosobo.

2. Cabai Rawit

Cabai rawit memiliki bentuk yang kecil, namun pedasnya melebihi cabai merah besar atau cabai merah keriting. Cabai ini biasa digunakan sebagai bahan dasar sambal atau makanan pedas lainnya.

Selain itu cabai rawit juga bisa dijadikan chili oil dan biasa dimakan bersama dengan gorengan.

3. Cabai Merah

Bentuk dari cabai merah ada yang runcing mengerucut dan ada pula yang membulat. Rasa cabai merah sendiri kurang pedas dibandingkan cabai lainnya.

Cabai merah sering dijadikan sebagai bahan baku saus, sambal, dan sebagai bahan campuran masakan yang tidak terlalu pedas.

4. Cabai Hijau

Cabai ini sebenarnya merupakan cabai merah besar yang dipanen sewaktu masih muda atau saat warnanya masih hijau.

Rasanya sendiri memang tidak sepedas cabai merah besar atau cabai rawit. Cabai hijau sering digunakan dalam masakan seperti tumis atau oseng.

5. Paprika

Bentuk dari paprika menyerupai lonceng dengan ukuran besar dan bertekstur renyah seta keras. Bagian dalam dari paprika sendiri berongga.

Paprika biasa dijual dalam keadaan segar atau berbentuk bubuk. Paprika bubuk dapat memberikan efek pedas sedang pada masakan, sedangkan paprika segar rasanya cenderung manis dan biasa ditambahkan dalam masakan western.

6. Cabai Keriting

Sesuai dengan namanya, cabai ini memiliki bentuk keriting, kurus, dan panjang. Cabai keriting ada yang berwarna merah dan juga ada yang hijau.

Ukuran cabai keriting lebih kecil dibandingkan dengan cabai merah. Cabai keriting banyak dijumpai dalam masakan padang khususnya rendang atau kalio. Cabai keriting terasa lebih pedas daripada cabai merah.

7. Cabai Jepang

Rasa cabai Jepang tidak terlalu pedas dan memang menjadi salah satu komoditas khas daerah Jepang serta Korea. Bentuknya beraneka ragam ada yang meliuk-liuk.

Warna cabainya sendiri cenderung ungu gelap dan sering ditemukan dalam masakan khas dua daerah tersebut.

8. Jalapeno

Jalapeno adalah cabai yang berasal dari Meksiko, berwarna hijau tua dan merah.

Bentuknya menyerupai peluru, selain dijual segar utuh Jalapeno juga ada yang berbentuk kering atau yang dikenal dengan nama chipotles. Pembuatan chipotles sendiri adalah dengan proses pengasapan.

9. Cabai Jawa

Sering juga dikenal dengan nama cabai Jamu, lada panjang, atau cabai.

Selain itu cabai yang merupakan kerabat lada dan termasuk dalam suku sirih-sirihan ini dikenal pula dengan nama cabai solak atau cabia. Cabai jamu atau cabai Jawa memang sering digunakan sebagai bahan jamu tradisional.

10. Cherry Pepper

Memiliki panjang 2 – 3 cm dan berwarna merah terang ini merupakan jenis cabai yang bernama Cherry pepper.

Bentuknya sendiri tidak beraturan dan sekilas memang tampak seperti buah cherry. Cabai ini memiliki rasa yang cukup pedas, dan di negara asalnya India cabai ini dijual sepanjang tahun.