Bagaimana Terapi Skoliosis yang Aman?

Terapi skoliosis adalah salah satu metode pengobatan yang paling banyak digunakan. Metode ini dinilai aman dan ampuh untuk mengobati skoliosis ringan tanpa khawatir menyebabkan efek samping atau komplikasi. Saat ini sudah banyak tempat yang menyediakan terapi bagi penderita skoliosis. 

Skoliosis merupakan kelainan bentuk pada tulang belakang yang membentuk kelengkungan ke kanan atau ke kiri seperti huruf S. Bahkan, bagi penderita skoliosis yang sudah parah pertumbuhan tulang disertai dengan rotasi tulang belakang. Kelainan ini sering dialami oleh anak-anak dan dewasa. Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena skoliosis tetap dapat diobati dengan terapi skoliosis. 

Faktor Sebelum Menjalankan Terapi Skoliosis

Sebelum menjalankan terapi skoliosis terdapat tiga faktor penting yang menjadi pertimbangan, yaitu : 

  • Jenis kelamin. 

Umumnya penderita skoliosis wanita akan mengalami skoliosis yang bertambah berat jika dibandingkan dengan penderita skoliosis pria.

  • Derajat kemiringan. 

Semakin berat derajat kemiringan maka akan semakin besar juga resiko skoliosis akan menjadi parah. Skoliosis yang menyerupai huruf C lebih ringan dibandingkan skoliosis berupa menyerupai huruf S.

  • Tingkat pertumbuhan tulang.

Pada penderita skoliosis dewasa maka pertumbuhan tulang belakang sudah berhenti dan resiko skoliosis untuk bertambah parah juga berkurang. 

Jenis Terapi Skoliosis

Setelah mengetahui faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum terapi, berikut ini adalah jenis terapi skoliosis yang bisa digunakan, yaitu : 

  • Fisioterapi

Metode pengobatan fisioterapi dan observasi dilakukan ketika pasien mempunyai gejala nyeri punggung. Observasi dilakukan setiap 4 hingga 6 bulan untuk memantau adanya progresivitas kelengkungan tulang belakang. Lamanya observasi pada metode terapi skoliosis juga berbeda untuk setiap pasien tergantung pada tingkat keparahannya. 

 

  • Pemasangan brace

Terapi skoliosis yang kedua adalah dengan melakukan pemasangan brace. Brace yang dipasang pada pasien sesuai dengan beberapa indikasi, yaitu :

  • Kelengkungan tulang belakang lebih dari 250.
  • Kelengkungan tulang belakang kurang dari 250 tetapi mempunyai progresivitas minimal sebesar 50 ketika observasi 4 hingga 6 bulan.

Pemasangan brace akan dikerjakan oleh dokter rehabilitasi medik yang sudah terlatih untuk pemasangan brace skoliosis. Tujuan dari terapi skoliosis dengan pemasangan brace adalah : 

  • Mencegah progresivitas kelengkungan tulang belakang. Tujuannya adalah mencegah supaya pasien tidak perlu melakukan tindakan operasi. Karena operasi tulang belakang mempunyai risiko dan komplikasi yang tinggi.
  • Mencegah dan memperbaiki disfungsi pernafasan. Pada penderita skoliosis area tulang belakang dada akan mengalami gangguan dan sulit bernafas. Sehingga dengan mengembalikan posisi tulang belakang dapat memperbaiki kapasitas fungsi paru-paru. 
  • Mencegah dan mengobati rasa nyeri karena kelainan tulang belakang. Rasa nyeri yang dirasakan oleh penderita skoliosis pada ketinggian tulang belakang L3 dan L4. 
  • Meningkatkan estetik postural. 

Berikut adalah informasi mengenai jenis terapi skoliosis yang bisa Anda lakukan. Jika Anda ingin mendapat metode terapi yang aman dan terpercaya dapat mengunjung kliniktulangbelakang.com. Penyembuhan skoliosis akan aman jika dilakukan oleh para dokter yang sudah terbukti ahli menangani penyakit tulang belakang.