Waspada Mitos Penyakit Diabetes di Masyarakat

Ada begitu banyak informasi tentang penyakit diabetes yang bersebaran di masyarakat. Tentu saja kebanyakan dari informasi tersebut tidak lebih dari sekedar mitos. Berdasar ulasan deherba.com, berikut sejumlah mitos penyakit diabetes yang perlu untuk diluruskan.

Penyakit diabetes merupakan penyakit penyebab kematian ketiga di Indonesia. Juga merupakan penyakit degeneratif yang paling banyak ditemukan selain penyakit hipertensi. Yang menjadi catatan, 2/3 dari penderita diabetes tidak menyadari mereka mengidap penyakit ini.

Salah satu penyebabnya karena banyaknya info menyesatkan mengenai diabetes. Hingga banyak masyarakat tidak memahami betul resiko dan penanganan terhadap diabetes. Itulah sebabnya penting untuk kita mewaspadai informasi mitos seputar penyakit diabetes.

mitos penyakit diabetes

Apa saja yang termasuk mitos penyakit diabetes?

Demi meluruskan informasi-informasi menyesatkan ini. Juga untuk menghindari masyarakat semakin salah memahami penyakit ini lebih jauh. Berikut merupakan sejumlah mitos penyakit diabetes yang dapat kita luruskan.

Konsep diabetes basah dan kering

Secara medis sebenarnya tidak ada istilah diabetes basah dan kering. Ini tidak lebih dari mitos penyakit diabetes. Diabetes memang identik menyebabkan luka sulit kering dan lama sembuh, yang kemudian dianggap sebagai diabetes basah.

Tetapi sebenarnya, luka sulit kering disebabkan karena kadar gula tetap tinggi tidak terkendali. Tingginya gula darah akan menghambat penyembuhan luka. Bila kadar gula dapat dipertahankan tetap stabil pada ambang normal maka luka yang muncul tetap dapat sembuh lebih cepat.

Artinya, pasien sebenarnya tidak mengidap penyakit diabetes kering. Melainkan pasien tersebut berhasil menjalankan diet dan terapi dengan disiplin hingga kadar gula darah tetap terkendali.

Pasien harus diet ketat

Sejumlah mitos penyakit diabetes muncul soal pola makan. Mulai dari tidak boleh makan nasi sama sekali, harus 100% pantang asupan gula, hingga harus mengonsumsi makanan khusus sebagaimana banyak dipropagandakan di pasaran.

Faktanya, diet bagi penderita diabetes harus tetap dilakukan dengan imbang dan tepat. Penderita diabetes tetap membutuhkan asupan gula dan karbohidrat meski dalam kadar yang terbatas. Karena gula dan karbohidrat merupakan sumber energi.

Pasien justru disarankan membatasi asupan buah terutama buah dengan rasa manis, karena komposisi gula dalam buah juga tetap tidak sehat untuk pasien. Asupan makanan khusus diabetes sendiri tidak selalu disarankan, harus disesuaikan dengan perkembangan kadar gula darah. Karena penderita bisa jadi malah kekurangan kalori bila terus menerus mengkonsumsi makanan rendah kalori.

Resiko hanya terjadi pada penderita obesitas

Mereka dengan kondisi obesitas memang beresiko lebih tinggi menderita diabetes. Tetapi lebih dari 70% kasus diabetes tidak berkaitan dengan obesitas. Masih banyak aspek pemicu lain yang juga dapat berperan meningkatkan resiko diabetes, termasuk pola makan, gaya hidup, genetik dan sebagainya.

Mereka yang tidak ada keturunan diabetes bebas resiko

Mitos penyakit diabetes yang satu ini juga banyak diyakini orang. Sehingga banyak orang meremehkan penyakit diabetes karena merasa tidak memiliki garis keturunan diabetes. Padahal, penyakit ini muncul akibat banyak aspek.

Tidak hanya faktor genetik, mereka dengan pola makan tinggi asupan gula, gaya hidup kurang aktivitas fisik, kurang istirahat juga memiliki resiko diabetes yang tinggi. Faktanya, lebih dari 20% kasus diabetes tidak berkaitan sama sekali dengan aspek genetik.

Diabetes hanya menyerang usia di atas 40 tahun

Sekali lagi muncul mitos yang juga banyak diyakini masyarakat. Hingga banyak kalangan usia muda abai dengan pola makan mereka. Sementara pola makan ini memiliki peran cukup besar dengan kadar gula dalam tubuh. Faktanya, belakangan banyak ditemukan pasien diabetes dengan usia di kisaran 30 tahunan.

 

Jangan mudah begitu saja percaya dengan informasi diabetes di masyarakat. Pastikan informasi tersebut bukan sekedar mitos penyakit diabetes. Temukan lebih banyak informasi seputar penyakit diabetes di laman www.deherba.com.

Tagged ,