6 Kelebihan Baja Ringan

Dalam pembangunan atap rumah, pemilihan bahan untuk rangka atap harus dipikirkan dengan matang. Hal ini karena rangka yang bagus akan memberikan perlindungan yang aman bagi pemilik rumah. Salah satu jenis rangka atap yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia adalah rangka atap kayu. Namun, saat ini telah hadir inovasi baru yaitu rangka atap baja ringan yang diketahui mempunyai banyak kelebihan dari rangka atap kayu. Apabila kamu tertarik untuk mengenal lebih lanjut seperti apa kelebihan dari baja ringan untuk atap rumah, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Tahan Lama dan Anti Karat

Salah satu keunggulan dari baja ringan yang menjadi banyak perhatian adalah ketahanannya yang cukup lama. Bahkan, rangka atap baja ringan juga terkenal anti karat berkat bahan-bahan penyusunnya. Material dari baja ringan tersebut disebut dengan galvanis yang mana terdiri dari 98 persen zinc serta 2 persen aluminium. memungkinkannya untuk tahan di segala kondisi cuaca. Disamping itu, materialnya juga dibuat khusus supaya tidak mudah menyusut. Sehingga, pemilik rumah tak perlu khawatir mengenai tingkat keawetan dari baja ringan sebagai rangka atap.

Anti Rayap

Saat menggunakan rangka atap rumah yang berasal dari kayu, pemilik rumah pastinya kerap merasa was-was akan rangka atap yang keropos akibat dimakan rayap. Berbeda saat menggunakan rangka atap yang terbuat dari baja ringan, pemilik rumah akan terhindar dari masalah keroposnya rangka atap akibat keropos. Hal ini didukung oleh bahan atau material dari baja ringan yang terbuat dari material metal sehingga membuatnya tak akan lapuk karena rayap.

Bobot Ringan

Sesuai dengan namanya, baja ringan terkenal dengan bobotnya yang ringan sekitar 9 kg/m2 saja. Bila dibandingkan dengan berat dari rangka kayu yang mencapai ratusan kilogram per m3. Namun, meski dikenal dengan bobot yang ringan, baja ringan mampu memiliki kekuatan tarik yang tidak bisa diragukan. Jika dibandingkan dengan kekuatan tarik dari atap rangka kayu, justru atap rangka baja ringan mempunyai kekuatan tarik yang jauh lebih bagus.

Lebih Kuat dari Konstruksi Konvensional

Seperti yang disinggung dalam penjelasan sebelumnya, baja ringan mempunyai kekuatan yang lebih bila dibandingkan dengan rangka atap kayu. Material dari baja ringan dibuat sesuai dengan standar khusus yang mana ketebalannya harus memenuhi angka 0,4 mm hingga 1 mm. Selain itu, baja ringan juga harus memenuhi standar G550 dengan daya tarik 550 MPa. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan konstruksi konvensional yang hanya memiliki daya tarik 300 MPa.

Proses Pemasangan Mudah dan Cepat

Kelebihan lainnya yang dimiliki oleh baja ringan adalah proses pemasangan yang bisa dilakukan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan dengan konstruksi atap lainnya. Perkiraan pemasangan baja ringan untuk per harinya adalah 20-30 m2. Dengan waktu pemasangan yang lebih cepat ini, tentu saja akan berimbas pada biaya pemasangan yang lebih hemat pula. Disamping itu, bila pengerjaan cepat dan mudah, tenaga kerja yang bertugas untuk memasang juga lebih sedikit, dengan demikian bisa menghemat pengeluaran untuk tenaga kerja.

Dapat Didaur Ulang

Tidak banyak yang tahu jika baja ringan ternyata bisa didaur ulang yang mana dapat digunakan untuk bagian lain dari konstruksi rumah. Materialnya yang memungkinkan untuk didaur ulang ini membuat baja ringan lebih ramah lingkungan. Dari banyaknya kelebihan yang ada pada baja ringan, tidak dipungkiri jika baja ringan juga mempunyai beberapa kekurangan. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja kekurangan dari baja ringan ini, kamu bisa mendapatkan informasinya dengan mengunjungi perpusteknik.com.

Demikian rangkaian penjelasan kelebihan dari baja ringan sebagai salah satu material yang dipakai untuk membuat atap rumah. Dengan segala kelebihan di atas, patut jika baja ringan ini menjadi idola dari banyak orang yang akan membuat rumah.

Tagged